Hal Baru yang Selalu Membekas dalam Ingatan
"Apa hal baru yang paling berkesan yang pernah kamu alami?"
Pernahkah kamu menyadari bahwa hampir semua pengalaman pertama selalu lebih mudah diingat dibandingkan pengalaman yang sudah sering dilakukan?
Pertama kali naik pesawat, pertama kali masuk sekolah baru, pertama kali bekerja, atau bahkan pertama kali mengunjungi sebuah kota. Semua pengalaman itu biasanya meninggalkan jejak yang sulit dilupakan.
Begitu pula dengan saya.
Pertama Kali Menginjakkan Kaki di Kota Yogyakarta
Kalau mendengar nama Yogyakarta, apa yang langsung terlintas di pikiranmu?
Kota Pelajar? Kota Budaya? Kota Gudeg? Atau mungkin slogan terkenalnya, "Jogja Istimewa"?
Saya sendiri memiliki cerita yang cukup berkesan tentang kota ini.
Sebenarnya, kesempatan pertama untuk berkunjung ke Yogyakarta sudah datang sejak duduk di bangku Sekolah Dasar. Saat itu sekolah mengadakan program study tour ke Jogja.
Sayangnya, rencana tersebut harus dibatalkan karena jumlah peserta yang mendaftar tidak memenuhi kuota.
Sedikit kecewa tentu saja, tetapi ternyata Allah memiliki waktu yang lebih tepat.
Akhirnya, impian itu benar-benar terwujud ketika saya duduk di kelas XI SMA.
Perjalanan yang Masih Saya Ingat Hingga Sekarang
Rute perjalanan kami saat itu adalah:
Cilacap → Semarang → Magelang → Yogyakarta → Cilacap
Meskipun sudah bertahun-tahun berlalu, saya masih cukup jelas mengingat setiap pemberhentian selama perjalanan tersebut.
Singgah di Semarang
Kota pertama yang kami kunjungi adalah Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah.
Semarang selalu memiliki cerita yang unik.
Mulai dari Simpang Lima, kisah banjir rob yang sering menggenangi jalan, hingga satu nama legendaris yang hampir semua orang Indonesia pernah dengar...
Nyonya Meneer.
Dulu saya sering bercanda,
"Beliau adalah perempuan paling kuat di Indonesia."
Kenapa?
Karena sejak 1919 masih berdiri sampai sekarang.
Hehe... memang humor receh khas anak sekolah.
Lokasi pertama yang kami kunjungi pun adalah kawasan Jamu Cap Nyonya Meneer.
Menyusuri Magelang dan Kemegahan Candi Borobudur
Dari Semarang, perjalanan berlanjut menuju Kabupaten Magelang.
Ada dua tempat yang kami kunjungi.
- Taman Kyai Langgeng
- Candi Borobudur
Saat itu Borobudur masih menjadi salah satu ikon wisata Indonesia yang sangat ramai dikunjungi.
Harga tiket masuknya pun masih sekitar Rp50.000, jauh sebelum muncul wacana kenaikan tarif yang sempat menjadi perbincangan publik beberapa tahun kemudian.
Namun, yang paling saya ingat bukanlah candinya.
Melainkan tugas dari guru.
Bertemu Wisatawan Asing untuk Pertama Kalinya
Kami dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil.
Masing-masing kelompok mendapat tugas mewawancarai seorang wisatawan mancanegara menggunakan Bahasa Inggris.
Hasil wawancara harus dibuat menjadi laporan lengkap beserta foto sebagai bukti.
Kelompok kami akhirnya bertemu seorang wisatawan asal Prancis bernama Philip.
Saya sempat memanggilnya "Mas Philip".
Kenapa "Mas"?
Karena beliau lebih tua dan saat itu sudah cukup lama tinggal di Indonesia.
Untungnya, salah satu teman kami, Faiz, membawa telepon genggam yang memiliki kamera.
Di masa itu, memiliki HP berkamera masih tergolong barang mewah bagi pelajar.
Jadilah foto bersama tersebut menjadi salah satu kenangan yang masih saya ingat hingga sekarang.
Akhirnya Sampai di Yogyakarta
Setelah dari Magelang, perjalanan dilanjutkan menuju Yogyakarta.
Destinasi yang kami kunjungi antara lain:
- Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala
- Kawasan Pasar Malioboro
Lucunya, setelah dipikir-pikir sekarang, justru kami tidak banyak mengeksplorasi ikon-ikon wisata utama Jogja.
Kami bahkan lebih banyak menghabiskan waktu di area pasar daripada menikmati suasana Jalan Malioboro seperti sekarang.
Tetapi mungkin memang begitulah sebuah perjalanan.
Yang paling membekas bukan hanya tempatnya, melainkan cerita yang kita alami selama berada di sana.
Pengalaman Pertama Selalu Punya Cerita
Semakin bertambah usia, saya menyadari bahwa pengalaman pertama selalu memiliki ruang tersendiri dalam ingatan.
Bukan karena tempatnya luar biasa.
Bukan pula karena perjalanannya sempurna.
Tetapi karena saat itu semuanya terasa baru.
Kita belajar.
Kita mencoba.
Kita merasakan sesuatu yang belum pernah dialami sebelumnya.
Bagaimana Kalau Kita Menciptakan Pengalaman Baru Setiap Hari?
Lalu saya berpikir...
Bagaimana jika setiap hari kita sengaja melakukan satu hal baru?
Tidak harus sesuatu yang besar.
Bisa jadi:
- mencoba makanan baru,
- membaca buku yang belum pernah dibaca,
- belajar keterampilan baru,
- berkenalan dengan orang baru,
- atau mengunjungi tempat yang belum pernah didatangi.
Hal-hal sederhana seperti itu mungkin akan membuat setiap hari terasa lebih bermakna.
Karena setiap pengalaman baru berpotensi menjadi kenangan yang akan kita ceritakan di masa depan.
Yuk, Ceritakan Pengalaman Pertamamu!
Sekarang giliran kamu.
💬 Apa pengalaman pertama yang paling berkesan dalam hidupmu?
Apakah pertama kali pergi ke luar kota?
Pertama kali naik pesawat?
Atau mungkin pertama kali bertemu seseorang yang mengubah hidupmu?
Tulis ceritamu di kolom komentar.
Siapa tahu pengalamanmu bisa menginspirasi, menghibur, atau bahkan membantu orang lain yang membacanya.
Karena setiap perjalanan selalu memiliki cerita.
Dan setiap cerita selalu layak untuk dibagikan.

Komentar
Posting Komentar